Mau Cuan? Simak 6 Keuntungan Investasi Reksadana

Kebanyakan masyarakat saat ini sudah mulai sadar untuk menyisihkan uangnya ke dalam investasi. Sebab investasi sendiri dianggap cara paling aman namun menguntungkan untuk penyimpanan uang. Meskipun demikian, sebagian juga masih ada yang meragukan keuntungan yang diperoleh dari investasi.

Terlebih kondisi finansial secara global belakangan ini mengalami keterpurukan akibat pandemi. Sehingga banyak muncul sentimen negatif yang mengakibatkan trend investasi turun, ditambah lemahnya kurs mata uang. Hal ini mengakibatkan pasar uang dan pasar modal justru dihindari para investor karena dianggap memiliki resiko tinggi di kala kondisi yang tidak menentu tersebut.

Mungkin beberapa dari Anda cukup ragu untuk membeli saham dengan harga yang murah akan terus anjlok harganya hingga Anda merugi. Ataupun investasi emas dimana harganya sedang naik namun dikemudian hari justru mengalami penurunan ketika situasi menjadi kondusif.

Sebenarnya reksadana dapat menjadi solusi untuk menengahi kebimbangan Anda tersebut. Dimana reksadana memiliki keunggulan dari segi diversifikasinya yang dapat menyelamatkan Anda dari kondisi tersebut.

Keuntungan Dari Investasi Reksadana

Penasaran kan? Yuk lebih lanjut simak penjelasan mengenai keuntungan apa saja yang bisa didapatkan dengan investasi reksadana.

  • Sistem Sederhana dan Mudah Dipahami

Investasi reksadana tidak mengharuskan Anda untuk memiliki pengetahuan lebih mengenai pemahaman terhadap risiko likuiditas ataupun kemampuan analisa laporan keuangan. Anda pun tidak harus berpengalaman dalam pasar keuangan untuk menjadi investor serta merasakan manfaatnya. Dana yang Anda dapatkan dari hasil penjualan reksadana dapat digabungkan ke dalam satu investasi yang pengelolanya dilakukan oleh Manajer Investasi yang profesional.

Reksadana sendiri bisa diinvestasikan ke dalam bentuk obligasi, saham, uang tunai dan aset lainnya. Aset tersebut tergabung menjadi satu reksadana yang biasanya disebut dengan portofolio. Sederhananya, ketika investor membeli reksadana maka mereka juga membeli berbagai investasi berbeda-beda pula.

  • Kemudahan Aksesibilitas Reksadana

Saat ini penawaran reksadana berada di perusahaan sekuritas, bank, asuransi, manajemen aset, bahkan juga marketplace online. Hal ini dapat memudahkan investor pemula untuk membuat akun melalui platform tertentu. Keseluruhan prosedur pembelian reksadana mulai dari pembukuan rekening hingga penjualannya dapat mudah dilakukan karena adanya fitur reksadana online. Bahkan investor pun dapat melakukan transaksinya kapan saja dan dimana saja.

  • Diversifikasi Investasi, Eksposur Pasar Luas

Dalam satu reksadana tersebut maka Anda dapat melakukan investasi ke dalam berbagai jenis investasi yang berbeda. Sehingga hal tersebut memungkinkan adanya pencapaian diversifikasi hanya dengan melakukan investasi dengan satu reksadana. Sebab ketika Anda melakukan investasi reksadana maka dana yang Anda investasikan digabungkan menjadi satu keranjang untuk digunakan ke berbagai jenis investasi.

Diversifikasi dapat dikatakan baik jika mampu meminimalisir risiko investasi namun memaksimalkan keuntungan yang Anda dapatkan. Berbeda jika Anda melakukan investasi saham dimana hal tersebut sangat bergantung dengan kinerja dari perusahaan penyedia saham. Apabila Anda melakukan invertase ke perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi maka risikonya pun akan tinggi pula.

  • Modal Terjangkau Untuk Memulai Investasi

Bagi pemula, sudah menjadi hal yang lumrah apabila ragu-ragu ketika hendak menginvestasikan uangnya, terlebih jika modal yang dibutuhkan ternyata cukup besar. Maka pertimbangan mengeluarkan modal yang besar untuk membeli satu jenis investasi menjadi sangat diprioritaskan. Namun dengan reksadana maka Anda tidak membutuhkan modal yang besar, bahkan modal awal terbilang rendah yakni 100 ribu rupiah.

  • Lebih Hemat Biaya Daripada Tipe Portofolio Lain

Manfaat lainnya yakni rendahnya biaya yang dibutuhkan daripada pengelolaan portofolio secara mandiri. Reksadana sendiri merupakan pembiayaan secara kolektif yang digunakan pada instrumen dalam pasar keuangan.

Biaya yang Anda keluarkan pun cenderung lebih rendah daripada mengelola portofolio Anda sendiri. Tidak hanya itu saja, reksadana sistemnya memang mengumpulkan uang dari berbagai investor. Sehingga investor-investor kecil bisa melakukan investasi untuk aset tertentu ataupun mendapat posisi lebih besar dibandingkan dengan investor kecil yang melakukan pengelolaan portofolio sendiri.

  • Memiliki Beragam Pilihan Jenis Reksadana

Apabila investor memiliki pendapatan yang cenderung stabil, kemungkinan lebih nyaman ketika harus dihadapkan dengan risiko besar agar dapat mencapai return yang besar. Sehingga investor ini dapat melakukan investasi dalam dana ekuitas.

Berbeda dengan investor yang usianya sudah dekat dengan masa pensiun maka merasa tidak nyaman dengan risiko yang besar. Sehingga mereka pun lebih tertarik untuk memilih jenis reksadana pendapatan tetap karena risikonya lebih minim. Anda dapat memilih beragam jenis produk dari reksadana yang bisa disesuaikan dengan jangka waktu ataupun suku bunga yang Anda targetkan.

Pengelolaan reksadana sendiri sudah pasti dilakukan oleh manajer investasi yang profesional dan memiliki keahlian untuk dapat mengelola jenis investasi yang dipilihnya. Sehingga hal tersebut memungkinkan investor lebih banyak memiliki waktu luang daripada berpikir terus menerus mengenai nilai investasi yang ditanamnya.

Sebagai investor, Anda sudah mempercayakan uangnya kepada seorang yang sudah profesional di bidangnya. Sehingga Anda bisa duduk manis di rumah saja tanpa harus diribetkan dengan persoalan investasi yang Anda tanam.